Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #ceritahijrah

Malam untuk September

Kau datang begitu cepat Disambut takbir bersahutan Embun enggan sirna Ia ingin sejuk lebih lama Di tengah kesepian Yang berjarak pada masa depan Yang terdekat tetaplah kematian Ada yang diam-diam menangis Setelah renung terlalu dalam Memohon ampun, mengemis kasih.. Maka dari itu, mari doakan ia Agar ia selalu diiringi kebaikan Agar ia selalu melakukan kebaikan Agar ia selalu kuat Agar ia selalu dikuatkan Semoga Allah selalu memberkahinya Semoga Allah terus merengkuhnya Ia adalah lemah Adalah rapuh Untuk itu, doakanlah ia...

10.57

Terimakasih sudah mengerti. Kepercayaan ini begitu mahal. Begitu berharga.. Untuk itu semua, izinkan aku mencoba memperjuangkan yang tersisa Hingga tiba masanya kita bertemu di ujung senja..

YANG MENANGIS

Dosa hamba begitu banyak Hina sekali Hamba lalai Tidak pandai bersyukur Ya Allah Biarkanlah hamba Merengkuh hidayah Kukuhkanlah Teguhkanlah Izinkan hamba mendekat Ya Allah Tunjukkan kepada hamba jalan Tunjukkan manakah yang harus hamba tempuh Bolehkanlah hamba menjadi shalihah Ya Allah Berikanlah hamba kekuatan ketabahan keikhlasan Ya Allah Jangan biarkan hamba tenggelam dalam lumpur maksiat Jangan biarkan hamba bahagia dalam fana Jangan biarkan hamba jauh.. Ya Allah Ampuni segala dosa hamba Ya Allah Sungguh hamba malu untuk meminta Sungguh.. Hambamu yang hina..

yang membuatku menangis malam ini

Terimakasih sudah begitu menyayangiku, terimakasih sudah begitu peduli.. Aku tidak tahu bagaimana cara membalas hutang ini.. Semoga saja semogaku dan semogamu bertemu...

ukhuwah :

Ketika dua orang perempuan sudah saling mengenal dengan cukup baik, maka mereka tidak perlu banyak berkata hanya dengan saling menatap yang ingin disampaikan sudah jelas : tepat sasaran. semua terasa ajaib ikatan batin bermakna. Untuk itu semua aku bersyukur, atas anugerah yang mungkin saja terlambat aku temukan Aula Rektorat, 11 Mei 2017

An-nisa'

Siang ini aku melihat dua anak gadis manis duduk berdampingan Nama mereka sama Mereka bicara lembut satu sama lain Mereka adalah orang yang bersahabat, rasaku Yang satu dahulunya tidak memiliki satupun teman dekat Yang lain, ditinggalkan oleh seseorang yang dianggapnya sahabat : dulu selalu bersama-sama mengukir indah perbedaan, namun kini bersikap seakan tidak pernah saling membagi cerita Melihat dua perempuan ini, aku sangat bahagia Mari doakan mereka terus bersama-sama, melewati manis pahit asam hari-hari Dan berjumpa kembali di surga... 1.31 Terubuk dua

Kepada diri :

Kuatkan hati Jangan menangis Cobalah tersenyum Semua akan baik-baik saja.. Bersabarlah Semua akan indah pada waktunya Yang pilu akan berlalu

Kepada Diri :

Jangan terlalu curiga kepada lelaki Jangan terus beranggapan bahwa kau ingin didekati Bersikaplah sewajarnya Ramahlah seperti biasa Tapi tetap, kau harus menjaga hati. Seperti saat ini. . . . Karna ternyata tidak semua yang bertanya itu modus, namun memang peduli.

Cerita Untuk MANIS

I wanna share something guys, hope you like it ❣ Seorang teman bertanya padaku ketika kami memasang kaos kaki setelah sholat di mushola kampus. Ia penasaran kenapa tiba-tiba aku berubah Yang selalu memakai jeans, berganti rok, bukan lagi rok-rok ketat berbelahan tinggi menampakkan betis seperti dulu lagi, rok lebar.. panjang.. Yang biasanya memakai kaos ketat, kemeja pas body berganti atasan longgar, tidak semodis dulu lagi. Dia ingin tahu alasan hijrahku. Aku bingung harus menjawab apa. Karna ketika aku memutuskan untuk hijrah, tak perlu banyak alasan bagiku. Ketika aku sudah memutuskan untuk hijrah, semesta mendukung untuk aku segera berubah. Namun, akhirnya kutemukan jawaban termanis yang bisa kuberikan saat itu. "I just wanna be the best versions of myself, I know my self since years ago, but I realized I'm not trying to be the best version of me" Begitu kataku. Temanku mengernyit, bukan karna ia tak tahu arti dari perkataanku. Ia hanya be...

Teman yang baik : Anugerah

Rezeki itu memang banyak bentuknya. Kali ini Allah perlihatkan aku begitu Ia mengasihiku. Selalu saja ada hal-hal tak terduga yang membuatku terharu atas karunianya. Hari Senin merupakan hari yang sangat sibuk bagiku. Kuliah dari pagi, pukul 7.30 dan baru berakhir senja pukul 17.10. Memang ada jeda, namun tetap saja menguras tenaga karna hampir satu hari berada di lingkungan kampus. Ramadhan sebentar lagi tiba, utang puasa belum sempurna kucicil. Jadilah hari ini aku berpuasa, di hari Pekanbaru yang selalu terik. Selepas kuliah terakhir tadi sore aku sempat berbincang-bincang dengan teman-teman dekatku, dan ternyata tidak sendiri aku puasa, ada Zaza dan Icak yang juga menahan dahaga hari ini. Hanya canda tawa saja yang menghibur lelah, aku pulang duluan karna harus jalan kaki ke kost, takut terlalu sore. Setengah jam sudah aku di kos, Zaza mengirimku pesan lewat LINE . Ia tanya aku di mana, kujawab seadanya. Kemudian menyuruhku untuk menunggu yang entah di mana, ket...

Minum Itu Pake Tangan Kanan !

Dia sudah terbiasa minum dengan tangan kanan sekarang. Tidak perlu lagi ditegur setiap saat Tidak perlu lagi diingatkan Tangannya akan menyadari ada yang salah jika gelas ia pegang di kirinya Bersyukur kepada Allah Salah satu sifat setan sudah hilang darinya.

Doa di Sabtu Malam

Ya Allah Untuk semua teman-teman yang memberiku semangat dan pengaruh baik Kuucapkan syukur tak terkira kepadaMu Ya Allah Limpahkanlah kebahagiaan pada mereka Kelapangan kala sempit mereka Kekuatan saat gundah mereka Ya Allah Berikanlah aku kesempatan untuk terus hadir mengisi dan diisi oleh mereka Semoga dengan hadirku lebih mudah hari mereka Semoga dengan adanya aku menambah senyun mereka, bukan lara Ya Allah Segala Puji hanya BagiMU

Hujan di luar, basah di pipi

Dia perlahan mulai mengerti Tuhan begitu mengasihinya Dia menangis, namun tak banyak airmata Ada yang akhirnya ia relakan Yang kini dibawa hujan Entah kemana bermuara Ia hanya berdoa.

Nanti

Dia yang biasanya mendengarkan musik memekak telinga akan jengah dengan suara-suara bising nada dengan lirik-lirik berjuta makna dengan wajah-wajah yang menggoda mata Dia akan merasa asing dan kemudian perlahan-perlahan semua ditinggalkan dan berganti dengan lantunan ayat suci Al Quran. Doakan saja.

sebuah pesan.

Barangkali saat ini kamu membenciku Untuk sikapku yang sesuka saja Kamu bisa saja begitu muak terhadapku dan mencoba untuk melupakanku, sejenak Pelerai lara Tapi pada akhirnya kamu akan mengerti Bahwa ada seseorang yang berbeda, yang tak mudah terkena rayu Bahwa ternyata usahamu harus begitu keras Bahwa akhirnya, kamu akan menemukan seseorang untuk diperjuangkan : terlepas dari perihmu Kamu boleh saja tidak lagi ingin menemuiku Tapi percayalah, nanti kamu akan memahami bahwa ada beberapa hal yang lebih indah jika kau amati dari jauh Atau lebih romantis lagi jika hanya berupa doa Nanti, nanti kamu akan buktikan sendiri. bersabarlah, kamu

Salam untuk Maret

Langit menangis Di pagi terakhir Februari Merasa resah akan berpisah Merasa takut untuk merindu Di pagi terakhir, menjelang daun-daun gugur Ada yang berdoa, mencoba menerima Untuk semua yang telah usai, untuk cerita yang tidak selesai Maafkan aku.

↔

Aku akan lebih banyak menyibukkan diri, terus merasa bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan Aku akan baik-baik saja Bagaimanapun, kau harus mulai terbiasa

Merenungi Dosa

Aku butuh banyak waktu Untuk mengingat yang lalu Untuk mengingat cerita pilu Aku butuh menangis Siapa tau bisa menghapus rasa sedih Yang seakan tiada habis Memohon ampun rasanya tidak cukup Aku tak tau entah berapa malam yang akan kuhabiskan dalam sendu Tersebab oleh dosa-dosaku bersama rintik hujan di shubuh yang  sendu.

#1

Kau tak perlu takut dengan perubahan Jika itu membawa pengaruh baik untuk harimu Jika itu membawa pengaruh baik untuk hidupmu Kau harus bersyukur dengan perubahan itu Kau harus bersabar dengan perubahan-perubahan yang disebabkan oleh berubahnya dirimu Kau harus membiasakan diri Kau kuat Cukup kuat Jangan patahkan semangatmu -the first-

Sederhana.

Aku ingin dicintai dengan sederhana Selembut yang kau bisa Tak perlu berikrar Aku bukan bocah yang percaya pada rayuan Aku ingin dicintai dengan sederhana Yang buatku jatuh cinta dan lupa semesta Aku ingin dicintai dengan sederhana Sungguh, sederhana saja.