Langsung ke konten utama

Di Halte

Sepertinya halte memang tempat terbaik untuk menunggu
Selain bus tentu saja.
Pernah tidak menonton drama atau sinetron atau film dengan scene seorang gadis menunggu kekasih di halte ?
Aku yakin kau pasti pernah.
Kebanyakan cerita memang begitu.
Halte memang begitu.
Aku punya banyak cerita di halte
Cerita yang sama soal
Menunggu
Pernah aku di halte satu jam bahkan lebih, menunggu bus
Pernah aku di halte hanya duduk
Pernah juga aku di halte hanya sejenak singgah, sembari berfikir bus mana lagi yang kan kunaiki, secara acak tentu saja
Atau seperti saat ini, menunggu kekasih menjemputku
Halte itu tempat perhentian
Kemana kaki kan melangkah
Bisa saja sesuai inginku
Atau tanpa kesengajaan
Di halte juga banyak bisa diambil nilai kehidupan
Tingkah laku manusia
Wajah-wajah lusuh nan letih
Suara bayi
Aku rindu di halte yang sesak
Yang ramai oleh pikiran mengambang
Semoga saja aku punya cukup waktu untuk kembali berpetualang, dan singgah sejenak
Di halte
09.06
Duduk di Halte Faperika
Menunggu sang kekasih
Anne

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sederhana.

Aku ingin dicintai dengan sederhana Selembut yang kau bisa Tak perlu berikrar Aku bukan bocah yang percaya pada rayuan Aku ingin dicintai dengan sederhana Yang buatku jatuh cinta dan lupa semesta Aku ingin dicintai dengan sederhana Sungguh, sederhana saja.

30 detik terlama

Aku merasa lega ketika akhirnya turun dari bis yang ramai sekali. Entah kenapa aku harus berbarengan dengan anak-anak sekolah yang entah dari mana asalnya. Untungnya di halte transit sudah ada bus yang menunggu. Melangkah turun, menunggu giliran. Aku cukup bersabar. Meski takut kalau-kalau tertinggal bus ke arah Panam. Di tangga. Aku menanti kondektur memeriksa karcisku. Lalu aku melihatmu. Kau berdiri dengan santai. Mengamati semua yang lewat. Seperti kenal, kataku dalam hati. Ternyata memang itu kamu. Aku bingung harus bagaimana. Ingin memanggil namamu, tapi ramai sekali. Jika aku berteriak, semua orang akan melihatku. Jika berbisik kau pasti tak akan mendengar. Jadi kutatap saja engkau. Kutunggu kau menatapku balik. Hampir 30 detik sudah. Kau seakan belum menyadari keberadaanku Aku masih sabar Akhirnya, kau balik melihatku Engkau seperti kaget Aku hanya tertawa Mengayunkan karcisku, dan berkata " Aku duluan Bal" Berjalan terus. Menahan tawa T...

Dikejar Monyet

Aku akan berkisah tentang pengalaman yang sangat luar biasa Yang kualami sendiri Hari ini, aku ada rapat di sekre BEM Universitas Riau. Persiapan acara nasional di bulan Maret nanti Dan kebetulan aku adalah CO Acara Seperti biasa, aku berjalan kaki dari kos Melewati jalanan kampus yang sepi Seharusnya aku sudah memposting sebuah tulisan yang kubuat hari Kamis lalu, tapi aku lupa Tentang monyet Namun tenang saja, ketika aku menulis kisah ini postingan itu sudah bisa kau baca Mungkin ini adalah teguran dari Allah Aku begitu sombong Kau boleh membacanya di sini Hari ini aku diberi sebuah pengalaman yang sangat luar biasa Entahlah bagaimana caranya menceritakan Tapi kau harus baca jika ingin tau Kembali lagi ke cerita hari ini Jika kau sudah membaca postinganku sebelumnya kau pasti sudah tau bahwa ada sebuah jalan yang harus dilewati jika ingin ke sekre, dan orang-orang yang lewat di jalanan tersebut sering melihat monyet, bahkan dikejar. Nah, sebagaimana yang kutul...