Langsung ke konten utama

Di Halte

Sepertinya halte memang tempat terbaik untuk menunggu
Selain bus tentu saja.
Pernah tidak menonton drama atau sinetron atau film dengan scene seorang gadis menunggu kekasih di halte ?
Aku yakin kau pasti pernah.
Kebanyakan cerita memang begitu.
Halte memang begitu.
Aku punya banyak cerita di halte
Cerita yang sama soal
Menunggu
Pernah aku di halte satu jam bahkan lebih, menunggu bus
Pernah aku di halte hanya duduk
Pernah juga aku di halte hanya sejenak singgah, sembari berfikir bus mana lagi yang kan kunaiki, secara acak tentu saja
Atau seperti saat ini, menunggu kekasih menjemputku
Halte itu tempat perhentian
Kemana kaki kan melangkah
Bisa saja sesuai inginku
Atau tanpa kesengajaan
Di halte juga banyak bisa diambil nilai kehidupan
Tingkah laku manusia
Wajah-wajah lusuh nan letih
Suara bayi
Aku rindu di halte yang sesak
Yang ramai oleh pikiran mengambang
Semoga saja aku punya cukup waktu untuk kembali berpetualang, dan singgah sejenak
Di halte
09.06
Duduk di Halte Faperika
Menunggu sang kekasih
Anne

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKR Pekanbaru 2017 : Orang-orang Yang Berproses

Pada akhirnya yang berjuang kan merasa bahagia saat kabar baik datang satu persatu : membayar semua letih dan air mata. Satu pekan belakangan ini adalah hari-hari sibuk tanpa jeda bagi kami, PIK M SEHATI. Akan diadakan sebuah lomba antar PIK se Kota Pekanbaru dan waktu tersisa kurang dari 7 hari. Ada tujuh buah perlombaan, Yel yel GenRe, Mars GenRe, LCC GenRe, Pensi GenRe, Mading 3D GenRe dan Pemilihan Duta GenRe Kota Pekanbaru yang keseluruhannya memerlukan persiapan yang cukup matang agar tampil maksimal. Dan waktu yang tidak cukup banyak itu seakan mengejar dan terus berpacu. Sesungguhnya tidak akan sulit untuk membagi menit, namun masalahnya sangat sulit untuk menyamakan jadwal, proses perkuliahan yang berbeda antar jurusan dan fakultas, tuntutan tugas, dan hal lain yang membuat kami menjadi harus mengorbankan satu dua hal. Dimulai pukul 17.00 wib dan berakhir pukul 22.00 wib, hari-hari terasa begitu panjang. Hari pertama latihan Aku masih jelas ingat hari Selas...

Join Summer Program UR-UTM : Lambaian Bersama Sang Garuda

Liburanku kali ini terasa begitu produktif. Setelah Ajang Kreatifitas Remaja dan Pemilihan Duta GenRe Riau 2017 pada 5-8 Juli lalu (cerita menyusul setelah semua foto terkumpul), aku mengikuti Join Summer Program Universitas Riau dan Universiti Teknologi Malaysia pada 11-14 Juli di Desa Buluh Cina, Kec. Siak Hulu, Kab. Kampar yang ditaja oleh International Office atau Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Riau. ___ Sesungguhnya hal ini di luar dugaan, aku tidak pernah menargetkan akan mengikuti sebuah agenda yang melibatkan dua negara ini. Ketika membaca broadcast tentang kegiatan ini di beberapa obrolan grup aku hanya sekedar bertanya dan berkata ingin mengikuti program ini. Tapi ya hanya begitu, aku tidak berharap banyak karena berdasarkan informasi dari salah seorang temanku dari fakultas tetangga yang kebetulan memang sudah mengikuti program ini sebagai perwakilan fakultasnya berkata bahwa pendaftaran sudah tertutup. Yang kubingungkan adalah kapan dibuka penda...

Dikejar Monyet

Aku akan berkisah tentang pengalaman yang sangat luar biasa Yang kualami sendiri Hari ini, aku ada rapat di sekre BEM Universitas Riau. Persiapan acara nasional di bulan Maret nanti Dan kebetulan aku adalah CO Acara Seperti biasa, aku berjalan kaki dari kos Melewati jalanan kampus yang sepi Seharusnya aku sudah memposting sebuah tulisan yang kubuat hari Kamis lalu, tapi aku lupa Tentang monyet Namun tenang saja, ketika aku menulis kisah ini postingan itu sudah bisa kau baca Mungkin ini adalah teguran dari Allah Aku begitu sombong Kau boleh membacanya di sini Hari ini aku diberi sebuah pengalaman yang sangat luar biasa Entahlah bagaimana caranya menceritakan Tapi kau harus baca jika ingin tau Kembali lagi ke cerita hari ini Jika kau sudah membaca postinganku sebelumnya kau pasti sudah tau bahwa ada sebuah jalan yang harus dilewati jika ingin ke sekre, dan orang-orang yang lewat di jalanan tersebut sering melihat monyet, bahkan dikejar. Nah, sebagaimana yang kutul...