Langsung ke konten utama

14/03/2017 : Misi Yang Tak Terselesaikan

Kau harus tahu bahwa aku tidak sedang dalam membersihkan pikiran kali ini.
Ada yang kucari.

Tapi kesalnya aku ternyata apa yang kucari tidak ada.
Rasanya hanya seperti membuang waktu.
Tiba-tiba aku menjadi lapar.
Menjadi mengantuk.
Menjadi lelah.
Oke cukup dramanya.

Setelah menyadari bahwa hanya sia-sia akupun segera mengenyahkan jejakku di lokasi.
Ketika keluar, seorang pria dengan baju kuning sedang membersihkan sampah yang berserak. Petugas Kebersihan. Begitu di seragamnya. Aku terenyuh. Banyak dari penduduk kota yang memelihara kebiasaan membuang sampah sembarangan, dan di sini seorang bapak mengais-ngais sampah di sekitar selokan.

Memangnya susah ya membuang sampah di tong sampah ?

Aku tidak tahu harus mengumpat pada siapa.

Sepertinya terlalu lama aku menatap, sang bapak sudah selesai. Aku segera mengalihkan pandang.


Ya, setidaknya ada yang menyelesaikan misinya hari ini.
Aku turut senang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sederhana.

Aku ingin dicintai dengan sederhana Selembut yang kau bisa Tak perlu berikrar Aku bukan bocah yang percaya pada rayuan Aku ingin dicintai dengan sederhana Yang buatku jatuh cinta dan lupa semesta Aku ingin dicintai dengan sederhana Sungguh, sederhana saja.

Dikejar Monyet

Aku akan berkisah tentang pengalaman yang sangat luar biasa Yang kualami sendiri Hari ini, aku ada rapat di sekre BEM Universitas Riau. Persiapan acara nasional di bulan Maret nanti Dan kebetulan aku adalah CO Acara Seperti biasa, aku berjalan kaki dari kos Melewati jalanan kampus yang sepi Seharusnya aku sudah memposting sebuah tulisan yang kubuat hari Kamis lalu, tapi aku lupa Tentang monyet Namun tenang saja, ketika aku menulis kisah ini postingan itu sudah bisa kau baca Mungkin ini adalah teguran dari Allah Aku begitu sombong Kau boleh membacanya di sini Hari ini aku diberi sebuah pengalaman yang sangat luar biasa Entahlah bagaimana caranya menceritakan Tapi kau harus baca jika ingin tau Kembali lagi ke cerita hari ini Jika kau sudah membaca postinganku sebelumnya kau pasti sudah tau bahwa ada sebuah jalan yang harus dilewati jika ingin ke sekre, dan orang-orang yang lewat di jalanan tersebut sering melihat monyet, bahkan dikejar. Nah, sebagaimana yang kutul...

Lebaran Monyet

Aku lupa saat itu kami membahas apa. Entah sesuatu yang kujanjikan, atau yang benar-benar ia harapkan Tapi satu yang jelas kuketik di whatsapp adalah "Tunggu saja sampai lebaran monyet" Kau pasti pernah mendengar kan ungkapan tersebut ? Banyak ungkapan sejenis seperti "Tunggu saja sampai bulan jadi dua" atau "Tunggu saja sampai Eminem ngeluarin album religi" atau  "Tunggu saja sampai Justin Bieber duet bareng Opick nyanyiin lagu dangdut" Ya sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi. Kalaupun terjadi, hanya sedikit kemungkinannya atau bahkan akan menunggu sangat lama Menanggapi lebaran monyet tersebut bukan lah kesal atau protes darinya yang kudapat Melainkan sebuah foto yang membuatku tertawa terbahak-bahak Lebaran Monyet " Itu lagi lebaranan" Balasnya. Aduh ingin sekali kupeluk ia saat itu juga Menggemaskan sekali