Langsung ke konten utama

Ibu Rumah Tangga

Menjadi ibu rumah tangga itu luar biasa lelahnya.
Jangan tanya seperti apa, lihatlah ibumu. Telaahlah keletihan yang ia sembunyikan di balik senyum tulusnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Join Summer Program UR-UTM : Lambaian Bersama Sang Garuda

Liburanku kali ini terasa begitu produktif. Setelah Ajang Kreatifitas Remaja dan Pemilihan Duta GenRe Riau 2017 pada 5-8 Juli lalu (cerita menyusul setelah semua foto terkumpul), aku mengikuti Join Summer Program Universitas Riau dan Universiti Teknologi Malaysia pada 11-14 Juli di Desa Buluh Cina, Kec. Siak Hulu, Kab. Kampar yang ditaja oleh International Office atau Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Riau. ___ Sesungguhnya hal ini di luar dugaan, aku tidak pernah menargetkan akan mengikuti sebuah agenda yang melibatkan dua negara ini. Ketika membaca broadcast tentang kegiatan ini di beberapa obrolan grup aku hanya sekedar bertanya dan berkata ingin mengikuti program ini. Tapi ya hanya begitu, aku tidak berharap banyak karena berdasarkan informasi dari salah seorang temanku dari fakultas tetangga yang kebetulan memang sudah mengikuti program ini sebagai perwakilan fakultasnya berkata bahwa pendaftaran sudah tertutup. Yang kubingungkan adalah kapan dibuka penda...

AKR Pekanbaru 2017 : Orang-orang Yang Berproses

Pada akhirnya yang berjuang kan merasa bahagia saat kabar baik datang satu persatu : membayar semua letih dan air mata. Satu pekan belakangan ini adalah hari-hari sibuk tanpa jeda bagi kami, PIK M SEHATI. Akan diadakan sebuah lomba antar PIK se Kota Pekanbaru dan waktu tersisa kurang dari 7 hari. Ada tujuh buah perlombaan, Yel yel GenRe, Mars GenRe, LCC GenRe, Pensi GenRe, Mading 3D GenRe dan Pemilihan Duta GenRe Kota Pekanbaru yang keseluruhannya memerlukan persiapan yang cukup matang agar tampil maksimal. Dan waktu yang tidak cukup banyak itu seakan mengejar dan terus berpacu. Sesungguhnya tidak akan sulit untuk membagi menit, namun masalahnya sangat sulit untuk menyamakan jadwal, proses perkuliahan yang berbeda antar jurusan dan fakultas, tuntutan tugas, dan hal lain yang membuat kami menjadi harus mengorbankan satu dua hal. Dimulai pukul 17.00 wib dan berakhir pukul 22.00 wib, hari-hari terasa begitu panjang. Hari pertama latihan Aku masih jelas ingat hari Selas...

Untuk Geliska dan Adi.

Untuk Geliska dan Adi yang sudah resmi menjadi suami istri. Sejujurnya aku ingin memberi ucapan lewat media sosial, tetapi aku tahu betul satu unggahan tidak akan cukup dan beberapa unggahan sekaligus akan mengganggu bila tak runut. Jadilah begini saja. Aku bisa bebas menulis apa yang kusuka. Oke begini. Mari kita awali dengan kekecewaanku karena tidak mendapat foto eksklusif pernikahan kalian berdua. Padahal sudah terbayang beberapa foto indah terpampang nyata untuk diriku seorang. Aku mengerti kalian sibuk dan aku tidak menyalahkan siapapun, aku hanya kecewa saja dan ini wajar, bukan? Akan tetapi ya sudahlah, cukup satu paragraf, akan kulanjutkan dengan betapa bahagianya aku melihat kalian berdua bersanding, tersenyum bahagia, dengan wajah sumringah yang membuatku ingin menangis saja. Wahai Adi dan Geliska, aku sungguh berbahagia untuk pernikahan kalian. Ada banyak doa baik, ada banyak harapan yang ingin kusampaikan, tetapi nanti, nanti saja di akhir kata. Sebelum itu aku harus jujur...