Langsung ke konten utama

20/11/16 (6) : Surel Teromantis

Di perjalanan pulang aku mendapatkan surel dari seseorang yang kukenal.

Awalnya aku kaget, sedikit bertanya-tanya ketika melihat nama pengirim.
Rasaku pasti ada hal yang penting sehingga beliau mengirimiku pesan.

Kubaca subject nya. Secret Admirer.
Melambung hatiku. Tapi tetap saja heran.

Tak sabar langsung kubuka aplikasi gmail di hpku.

Membaca isi pesan tersebut buatku menahan nafas.
Kubaca berulang-ulang

Lalu tertawa terbahak-bahak.
Pacarku sampai keheranan melihatku kegirangan
Sungguh aku bahagia sekali.
Hampir menangis aku karna tawa bahagia.

Rasanya benar-benar menyenangkan.

Aku yakin kau ingin tau apa katanya.
Pasti kau penasaran siapa pengirimnya.

Akan kuberi tahu.
Sedikit saja.

Pengirimnya adalah orang yang cukup ku kenal dengan baik. Salah satu mahasiswa terbaik di kampusku. Prestasinya luar biasa, akademik pun organisasi.
Dia sosok yang luar biasa.

Isi pesannya ?

Tak ingin aku beritahu detailnya.

Tapi yang pasti, ia adalah salah satu pembaca blog ku, yang suka membaca cerita-ceritaku.

Menyenangkan sekali saat kau tau ada orang yang tertarik membaca cerita-ceritamu. Tak peduli seberapa absurd kah tulisanmu.

Terimakasih Secret Admirer.
Surel darimu adalah surel teromantis yang pernah kubaca.

ps : astaga, aku belum membalas surelnya !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sederhana.

Aku ingin dicintai dengan sederhana Selembut yang kau bisa Tak perlu berikrar Aku bukan bocah yang percaya pada rayuan Aku ingin dicintai dengan sederhana Yang buatku jatuh cinta dan lupa semesta Aku ingin dicintai dengan sederhana Sungguh, sederhana saja.

30 detik terlama

Aku merasa lega ketika akhirnya turun dari bis yang ramai sekali. Entah kenapa aku harus berbarengan dengan anak-anak sekolah yang entah dari mana asalnya. Untungnya di halte transit sudah ada bus yang menunggu. Melangkah turun, menunggu giliran. Aku cukup bersabar. Meski takut kalau-kalau tertinggal bus ke arah Panam. Di tangga. Aku menanti kondektur memeriksa karcisku. Lalu aku melihatmu. Kau berdiri dengan santai. Mengamati semua yang lewat. Seperti kenal, kataku dalam hati. Ternyata memang itu kamu. Aku bingung harus bagaimana. Ingin memanggil namamu, tapi ramai sekali. Jika aku berteriak, semua orang akan melihatku. Jika berbisik kau pasti tak akan mendengar. Jadi kutatap saja engkau. Kutunggu kau menatapku balik. Hampir 30 detik sudah. Kau seakan belum menyadari keberadaanku Aku masih sabar Akhirnya, kau balik melihatku Engkau seperti kaget Aku hanya tertawa Mengayunkan karcisku, dan berkata " Aku duluan Bal" Berjalan terus. Menahan tawa T...

Dikejar Monyet

Aku akan berkisah tentang pengalaman yang sangat luar biasa Yang kualami sendiri Hari ini, aku ada rapat di sekre BEM Universitas Riau. Persiapan acara nasional di bulan Maret nanti Dan kebetulan aku adalah CO Acara Seperti biasa, aku berjalan kaki dari kos Melewati jalanan kampus yang sepi Seharusnya aku sudah memposting sebuah tulisan yang kubuat hari Kamis lalu, tapi aku lupa Tentang monyet Namun tenang saja, ketika aku menulis kisah ini postingan itu sudah bisa kau baca Mungkin ini adalah teguran dari Allah Aku begitu sombong Kau boleh membacanya di sini Hari ini aku diberi sebuah pengalaman yang sangat luar biasa Entahlah bagaimana caranya menceritakan Tapi kau harus baca jika ingin tau Kembali lagi ke cerita hari ini Jika kau sudah membaca postinganku sebelumnya kau pasti sudah tau bahwa ada sebuah jalan yang harus dilewati jika ingin ke sekre, dan orang-orang yang lewat di jalanan tersebut sering melihat monyet, bahkan dikejar. Nah, sebagaimana yang kutul...