Langsung ke konten utama

Puisi Pendek Kala Hujan (6)



Sebagai gadis yang jatuh cinta kepada rintik
Jelas tak ada alasan bagiku untuk berteduh di kala hujan
Namun jika itu adalah dalam pelukmu
Aku rela terus disana

Meski harus tenggelam bersama luka



Bersama hujan pagi
dan dingin
di kamar kos yang sepi
Anne

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKR Pekanbaru 2017 : Orang-orang Yang Berproses

Pada akhirnya yang berjuang kan merasa bahagia saat kabar baik datang satu persatu : membayar semua letih dan air mata. Satu pekan belakangan ini adalah hari-hari sibuk tanpa jeda bagi kami, PIK M SEHATI. Akan diadakan sebuah lomba antar PIK se Kota Pekanbaru dan waktu tersisa kurang dari 7 hari. Ada tujuh buah perlombaan, Yel yel GenRe, Mars GenRe, LCC GenRe, Pensi GenRe, Mading 3D GenRe dan Pemilihan Duta GenRe Kota Pekanbaru yang keseluruhannya memerlukan persiapan yang cukup matang agar tampil maksimal. Dan waktu yang tidak cukup banyak itu seakan mengejar dan terus berpacu. Sesungguhnya tidak akan sulit untuk membagi menit, namun masalahnya sangat sulit untuk menyamakan jadwal, proses perkuliahan yang berbeda antar jurusan dan fakultas, tuntutan tugas, dan hal lain yang membuat kami menjadi harus mengorbankan satu dua hal. Dimulai pukul 17.00 wib dan berakhir pukul 22.00 wib, hari-hari terasa begitu panjang. Hari pertama latihan Aku masih jelas ingat hari Selas...

Join Summer Program UR-UTM : Lambaian Bersama Sang Garuda

Liburanku kali ini terasa begitu produktif. Setelah Ajang Kreatifitas Remaja dan Pemilihan Duta GenRe Riau 2017 pada 5-8 Juli lalu (cerita menyusul setelah semua foto terkumpul), aku mengikuti Join Summer Program Universitas Riau dan Universiti Teknologi Malaysia pada 11-14 Juli di Desa Buluh Cina, Kec. Siak Hulu, Kab. Kampar yang ditaja oleh International Office atau Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Riau. ___ Sesungguhnya hal ini di luar dugaan, aku tidak pernah menargetkan akan mengikuti sebuah agenda yang melibatkan dua negara ini. Ketika membaca broadcast tentang kegiatan ini di beberapa obrolan grup aku hanya sekedar bertanya dan berkata ingin mengikuti program ini. Tapi ya hanya begitu, aku tidak berharap banyak karena berdasarkan informasi dari salah seorang temanku dari fakultas tetangga yang kebetulan memang sudah mengikuti program ini sebagai perwakilan fakultasnya berkata bahwa pendaftaran sudah tertutup. Yang kubingungkan adalah kapan dibuka penda...

Pantai Ketapang, Pulau Rupat : Pantai Berpasir dengan Keunikan Ekosistem Mangrove

Pantai itu candu, ombak selalu merindu (Anne, 2017). Keindahan terkadang bersifat adiktif. Memicu candu untuk selalu bertemu. Adiktif pada manusia, maka selalu ingin melihat senyumnya. Adiktif pada suatu benda maka akan selalu menjaga : tidak ingin rusak ataupun hilang. Namun alangkah sempurna jika seluruh adiksi diberikan kepada pencipta, Allah SWT hingga semua aspek kehidupan menjadi berpusat kepadaNya dan hanya pada Allah lah candu itu tercipta. Mari berdoa agar kita bisa menjadi pengisi barisan orang-orang yang adiktif terhadap Penguasa Alam Raya. Amiin.. Bicara soal candu, aku jatuh cinta sejak kali pertama jumpa dengan pantai. Keindahan yang membuatku senantiasa mengulang ayat pada Surah Ar Rahman. Aku selalu mendamba untuk kembali ke pantai dengan langit biru, pasir yang berbisik mesra bersama ombak yang bergulung menepi : mencoba berbagi cerita tentang dunia sebelum menjadi buih. Pulau Pamutusan, Sumatera Barat adalah pantai pertama yang kukunjungi setelah hampir...